Tips Desain Musholla dalam Rumah Minimalis

- Advertisement -
- Advertisement -

© Pinterest

Bagi anda yang beragama Muslim, pastinya tidak lengkap jika di dalam rumah anda belum ada musholla. Sebuah rumah tentunya harus bisa memenuhi kebutuhan penghuninya, termasuk dalam hal beribadah. Walaupun ibadah sholat bisa dilakukan di ruangan lain  seperti kamar atau ruang tamu, namun dengan membuat desain musholla yang minimalis bisa menjadi salah satu cara untuk membuat ibadah anda menjadi khusyuk.

Pada saat mendesain anda tidak perlu ruangan yang besar, Anda tetap bisa mendapatkan ruang musholla yang nyaman dengan desain musholla yang minimalis, selain tidak banyak memakan ruang  di dalam rumah desain interiornya pun bisa anda sesuaikan dengan desain rumah secara keseluruhan. Ingin menghadirkan musholla dalam rumah anda meski hanya berukuran minimalis? Pada artikel kali ini exproperti.com akan memberitahukan kepada anda tips desain musholla dalam rumah yang minimalis dan bisa membuat anda khusyuk dalam menjalankan ibadah sholat. Yuk, .simak bersama-sama tips desain musholla dalam rumah minimalis berikut.

Membuat desain musholla minimalis di dalam rumah

© Pinterest

Jika anda memiliki budget yang pas-pasan dan di dalam rumah anda tidak cukup untuk membuat beragam fasilitas. Anda bisa melengkapi rumah dengan fasilitas yang lebih murah dan hanya memakan sedikit area atau lahan yang berguna untuk keluarga atau tamu. Seperti musholla minimalis di dalam rumah. Nah, salah satu bukti kenyamanan adalah membuat musholla pribadi untuk kepentingan keluarga dan para tamu yang datang berkunjung kerumah anda. Untuk itu, anda harus mengetahui cara desain musholla pribadi agar sesuai dengan kebutuhan dan luas lahan yang diperlukan.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang tips desain musholla yang bisa anda sesuaikan dengan kapasitas dan luas area yang anda miliki. Berikut pembahasannya:

Memperhitungkan luas ruangan 

Untuk anda yang ingin menghadirkan musholla di dalam rumah, anda perlu mendesainnya dengan ukuran yang memadai dan sesuai. Ini guna sewaktu keluarga dan para tamu yang menggunakannya, musholla tersebut biasanya digunakan untuk sholat berjamaah.

Jadi hal pertama yang harus di perhitungkan saat anda akan mendesain musholla adalah ukuran luas musholla. Dengan demikian, setidaknya saat ada tamu tidak mengusik kamar pribadi anda.

Penggunaan furniture yang tepat

Saat anda menghadirkan mushollla di dalam rumah, sebaiknya anda tidak mengurangi penggunaan furniture. Gunakanlah furniture yang paling esensial dan memang benar dibutuhkan saja. Anda bisa mendesain musholla di dalam rumah dengan meletakkan rak atau lemari yang minimalis untuk tempat penyimpanan peralatan ibadah dan jangan lupa juga untuk menghadirkan nuansa islami dengan menambahkan ukiran-ukiran yang berwarna cantik.

Perhatikan arah kiblat di musholla

Arah kiblat ini menjadi hal yang paling penting dalam mendesain musholla di rumah anda, di mana arah musholla harus disesuaikan dengan arah kiblat agar penggunaan ruangan menjadi lebih efektif.

Memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara

Memiliki musholla pribadi di dalam rumah mungkin merupakan dambaan sebagian besar umat muslim. Dengan kehadiran fasilitas ruang untuk ibadah, cobalah anda memaksimalkan pencahayaan alama pada siang hari. Begitu juga faktor sirkulasi udara untuk mengalirnya udara dan cahaya, sehingga ruang musholla tidak terasa pengap dan lembap.

Bahkan dangan pencahayaan yang pas, anda tidak perlu membuka lampu pada siang hari. Anda juga tidak perlu takut silau saat sedang melaksanakan sholat bila posisi jendela yang anda pasang sesuai. Jendela tidak perlu anda buat dengan ukuran yang terlalu besar. Anda bisa menyesuaikan ukuran jendela dengan ruangan musholla. Yang penting, hindari meletakkan jendela di arah kiblat. Karena itu bisa mengganggu ibadah anda dan selain itu, buat juga beberapa ventilasi udara agar sirkulasi lancar.

Tambahan karpet dalam musholla

Untuk anda cobalah meletakkan karpet khusus sebagai alas sajadah. Di mana karpet sajadah menjadi salah satu bagian penting dalam musholla, yakni berfungsi menambah nilai estetika ruangan musholla tersebut.

Anda juga bisa memilih sajadah yang lembut dan tebal agar saat anda beribadah terasa nyaman. Selain itu, anda harus menyesuaikan warna dan motif karpet dengan interior ruangan atau bisa juga menggunakan warna yang netral seperti biru, merah atau hijau.

Tempat khusus untuk wudhue

Untuk anda jangan dulu berpikir kalau tempat wudhu tidak dapat anda miliki karena musholla anda sangat minimalis. Anda tetap bisa mempunyai tempat wudhu yang sederhana satu ruangan dengan tempat sholat.

Demikian pembahasan mengenai tips desain musholla dalam rumah minimalis kami buat. Semoga informasi yang kami uraikan kali ini bisa memberikan manfaat untuk anda. Untuk anda jangan lupa untuk terus kunjungi exproperti.com. Karena terdapat berbagai informasi menarik mengenaik properti, desain, tips, trik, ide, dan informasi-informasi lainnya.

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here